Wikipedia

Hasil penelusuran

Kamis, 15 September 2016

Contoh Makna Kata beserta Kalimatnya

1.Tekhnologi
  A. Pengertian : Keseluruhan sarana untuk menyediakan barang barang yang diperlukan bagi                kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia
  B. Contoh Kalimat : Teknologi negara Jepang semakin maju dibandingkan dengan negara lainnya

2. Game Online
  A. Pengertian : Permainan yang dimainkan dengan memanfaatkan jaringan internet
  B. Contoh Kalimat : Game online dapat menimbulkan dampak buruk bagi anak anak

3. Dampak
  A. Pengertian : Pengaruh kuat yang mendatangkan akibat (baik positif maupun negatif)
  B. Contoh Kalimat : Dampak erupsi gunung sinabung menyebabkan lahan pertanian warga rusak

4. Mengusung
  A. Pengertian : Mengangkat suatu hal yang dilakukan oleh beberapa orang
  B. Contoh Kalimat : Pameran karya seni rupa tersebut mengusung tema kebudayaan tradisional              Indonesia

5. Hasrat
  A. Pengertian : Keinginan atau harapan seseorang yang kuat
  B. Contoh Kalimat : Ia berhasrat untuk mendapat nilai yang memuaskan di ujian nasional

6. Komperhensif
  A. Pengertian : Bersifat mampu menangkap dengan baik
  B. Contoh Kalimat : Para ahli mengatakan bahwa laporan yang diterima belum komperhensif

7. Ranah
  A. Pengertian : Tanah yang Rata / Bagian dari suatu hal
  B. Contoh Kalimat : Tindak pencurian merupakan hal yang melanggar ranah hukum

8. Akademis
  A. Pengertian : kata sifat yang menunjukan sesuatu yang bersifat ilmiah dan berhubungan dengan  ilmu pengetahuan
  B. Contoh Kalimat : Setelah lulus kuliah, seseorang akan mendapatkan gelar akademis

9. Proporsional
  A. Pengertian : Suatu keadaan yang sesuai dengan proporsi yang biasanya dikaitkan dengan  takaran tertentu
  B. Contoh Kalimat : Sinka memiliki bentuk tubuh yang proporsional, tidak terlalu tinggi dan      tidak terlalu gendut

10. Kecanduan
  A. Pengertian : Ketagihan suatu kegemaran hingga menyebabkan  melupakan hal hal yang lain
  B. Contoh Kalimat : Naomi menjadi kecanduan akibat mengonsumsi obat obatan tersebut

Selasa, 13 September 2016

Hubungan Pokok Pikiran UUD 1945 dengan Batang Tubuh UUD NKRI 1945

Pokok-pokok pikiran pembukaan UUD 1945, merupakan suasana kebatinan Undang-Undang DasarNegara Indonesia serta mewujudkan cita hukum yang menguasai hkum dasar Negara, baik yang tertulis maupun tidak tertulis, dan pokok-pokok pikrab tersebut dijelmakan dalam pasal UUD 1945.
        Oleh karena itu, dipahami bahwa suasana kebatinan UUD 1945 serta cita hukum UUD 1945 bersumber atau dijiwaioleh dasar falsafat Pancasila. Inilah yang dimaksud dengan arti dan fungsi Pancasila sebagai Dasar Negara. Dengan demikian, jelaslah bahwa Pembukaan UUD 1945 mempunyai fungsi atau hubungan langsungdegan Batang Tubuh UUD 1945, karena Pembukaan UUD 1945 mengandung pokok-pokok pikiran yang dijabarkan lebih lanjut dalam pasal-pasal di Batang Tubuh UUD 1945 tersebut. Pembukaan UUD 1945yang merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, bahkan hal ini menjadi rangkaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu.Batang Tubuh UUD 1945 terdiri dari rangkaian pasal-pasal merupakan perwujudan pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945, yang tidak lain adalah pokok pikiran : PersatuanIndonesia, Keadilan social, Kedaulatan Rakyat berdasar atas kerakyatan danpermusyawaratan/perwakilan, dan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar Kemanusiaan yang adil danberadab.Pokok-pokok pikiran tersebut tidak laib adalah pancaran dari Pancasila yang telah nanpu nenberikanemangat dan terpancang dengan khidmay dalam perangkat UUD 1945. Semangat (Pembukaan) padahakikatnya merupakan suatu rangkaian lesatuan yang tak dapat dipisahkan. Kesatuan serta semangatyang demikian itulah yang harus diketahui, dipahami, dan dihayati oleh setiap insan warga NegaraIndonesia.

Hubungan Pembukaan UUD 1945 dengan Batang Tubuh UUD 1945 :
1. Alinea 1,2,3 a tidak memiliki hub. Causal organis dengan UUD 1945 karena  berisi hal-hal yang mendahului kemerdekaan
2. Alinea 4 a memiliki hub. Causal organis dg uud45 krn berisi hal-hal pokok bagi terselenggaranya negara ;
a.UUD ditentukan akan ada
b.Yang diatur dalam UUD adalah pembentukan pemerintahan negara
c.Bentuk negarà republik berkedaulatan rakyat
d.Pancasila sebagai dasar negara

Hubungan Pokok Pikiran Pembukaan UUD 1945 dengan Sila-Sila Pada Pancasila

A. Hubungan Secara Formal

a.)    Bahwa rumusan Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia adalah seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alenia IV.
b.)    Bahwa Pembukaan UUD 1945, berdasarkan pengertian ilmiah, merupakan pokok kaedah Negara yang Fundamental dan terhadap tertib hukum Indonesia mempunyai dua macam kedudukan yaitu :
Sebagai dasarnya, karena Pembukaan UUD 1945 itulah yang memberi factor-faktor mutlak bagi adanya tertib hukum Indonesia.
Memasukkkan dirinya di dalam tertib hukum sebagai tertib hukum tertinggi.
c.)    Bahwa dengan demikian Pembukaan UUD 1945 berkedudukan dan berfungsi, selain sebgai Mukaddimah dan UUD 1945 dalam kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, juga berkedudukan sebagai suatu yang bereksistensi sendiri, yang hakikat kedudukan hukumnya berbeda dengan pasal-Pasalnya. Karena Pembukaan UUD 1945 yang intinya adlah Pancasila tidak tergantung pada batang tubuh UUD 1945, bahkan sebagai sumbernya.
d.)  Bahwa Pancasila dengan demikian dapat disimpulkan mempunyai hakikat,sifat,kedudukan dan fungsi sebagai pokokkaedah negara yang fundamental, yang menjelmakan dirinya sebagai dasar kelangsungan hidup negara Republik Indonesia yang di proklamirkan tanggal 17 Agustus 1945.
e.)  Bahwa Pancasila sebagai inti Pembukaan UUD 1945, dengan demikian mempunyai kedudukan yang kuat, tetap dan tidak dapat di ubah dan terletak pada kelangsungan hidup Negara Republik Indonesia.

B. Hubungan secara material

Berdasar urut-urutan tertib hukum Indonesia Pembukaan UUD 1945 adalah sebagai tertib hukum yang tertinggi, adapun tertib hukum Indonesia bersumber pada Pancasila, atau dengan kata lain sebagai sumber tertib hukum Indonesia. Hal ini berarti secara material tertib hukum Indonesia dijabarkan dari nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Pancasila sebagai sumber tertib hukum indonesia meliputi sumber nilai, sumber materi, sumber bentuk dan sifat.
Selain itu dalam hubungannya dengan hakikat dan kedudukan pembukaan UUD 1945 sebagai pokok kaidah negara yang fubdamental, maka sebenarnya secara material yang merupakan esensi atau inti sari dari pokok kaidah negara fundamental tersebut tidak lain adalah pancasila.

Pokok Pikiran yang Terkandung Dalam Pembukaan UUD NKRI 1945

A. Pokok pikiran ke-1 yang berisi "Negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah      darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan merupakan "Penjabaran Pancasila Sila Ke-3 yang      berbunyi Persatuan Indonesia"

B. Pokok pikiran ke-2 yang berisi "Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat          Indonesia" merupakan "Penjabaran pancasila sila ke-5 yang berbunyi keadilan sosial bagi seluruh        rakyat Indonesia"

C.Pokok pikiran ke-3 yang berisi "Negara yang berkedaulatan rakyat, berdasar atas kerakyatan dan         permusyawaratan/perwakilan" merupakan "Penjabaran pancasila sila ke-4 yang berbunyi                     kerakyatan   yang dipimpin oleh himat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan"

D. Pokok pikiran ke-4 yang berisi "Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa menurut              dasar    kemanusiaan yang adil dan beradab" merupakan "Penjabaran Pancasila sila ke-1 yang              berisi    Ketuhanan yang maha esa"

Makna Pembukaan UUD 1945

A. Alinea Pertama :
1. Mengandung Motivasi,dasar,dan pemberanian perjuangan kemerdekaan bangsa bangsa
2.  makna objektif (universal), yaitu kemerdekaan adalah hak segala bangsa, dan
3.  makna subjektif (tekad yang tumbuh dari bangsa Indonesia), yaitu menghapuskan penjajahan              karena   tidak  sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

B. Alinea Kedua :
1. Perjuangan Bangsa Indonesia telah sampai pada saat yang menentukan
2. Kemerdekaan bukanlah tujuan akhir
3. Pernyataan tentang cita cita dari negara Indonesia

C. Alinea Ketiga :
1. Kemerdekaan Indonesia yang didorong oleh keinginan luhur
2. Pernyataan bahwa indonesia sederajat dengan bangsa lain
3. Mengandung motivasi spiritual religius

D. Alinea Keempat :
1. Mengandung tujuan dari bangsa indonesia
2. Ketentuan akan adanya undang undang dasar
3. Mengandung asas politik bangsa
4. mengandung asas kerohanian negara
5. mengandung susunan dan bentuk negara indonesia (Republik)
6. pernyataan bahwa sistem pemerintahan negara indonesia adalah berkedaulatan rakyat
7. Pernyataan bahwa dasar negara Indonesia adalah pancasila
   

Kamis, 18 Februari 2016

Dampak sosial,Budaya,dan Ekonomi akibat kenaikan BBM

adapun berikut ini Dampak sosial,Budaya,dan Ekonomi akibat kenaikan BBM :

1. Menurunnya Daya Beli masyarakat
2. Masyarakat Ekonomi Rendah Sulit melanjutkan Pendidikan
3. Jangkauan Layanan Kesehatan Menjadi Sulit
4. Kenaikan Tarif Angkutan Umum
5. Naiknya Harga Sembako
6. Mengurangnya Jumlah Wisatawan Mancanegara yang Masuk ke Indonesia
 7. Kemiskinan Bertambah
 8. Pengangguran Bertambah
 9. Usaha Kecil Semakin Terpukul

Makna,Hakikat.dan Tujuan Pembangunan Nasional

A.Makna Pembangunan Nasional

Pembangunan nasional adalah upaya untuk meningkatkan seluruh aspek kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang sekaligus merupakan proses pengembangan keseluruhan sistem penyelenggaraan negara untuk mewujudkan Tujuan Nasional. Dalam pengertian lain, pembangunan nasional dapat diartikan merupakan rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan dan meliputi seluruh kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara untuk melaksanakan tugas mewujudkan Tujuan Nasional. Pelaksanaan pembangunan mancakup aspek kehidupan bangsa, yaitu aspek politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan secara berencana, menyeluruh, terarah, terpadu, bertahap dan berkelanjutan untuk memacu peningkatan kemampuan nasional dalam rangka mewujudkan kehidupan yang sejajar dan sederajat dengan bangsa lain yang lebih maju. Oleh karena itu, sesungguhnya pembangunan nasional merupakan pencerminan kehendak untuk terus menerus meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia secara benar, adil, dan merata, serta mengembangkan kehidupan masyarakat dan penyelenggara negara yang maju dan demokratis berdasarkan Pancasila. 

B. Hakikat Pembangunan Nasional

Hakikat pembangunan nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya. Hal ini berarti dalam pelaksanaan pembangunan nasional adalah sebagai berikut :
 1) Ada keselarasan, keserasian, keseimbangan, dan kebulatan yang utuh dalam seluruh kegiatan pembangunan. Pembangunan adalah untuk manusia dan bukan sebaliknya manusia untuk pembangunan. Dalam pembangunan dewasa ini dan jangka panjang, unsur manusia, unsur sosial budaya, dan unsur lainnya harus mendapat perhatian yang seimbang.
2) Pembangunan adalah merata untuk seluruh masyarakat dan di seluruh wilayah tanah air.
3) Subyek dan obyek Pembangunan adalah manusia dan masyarakat Indonesia, sehingga pembangunan harus berkepribadian Indonesia dan menghasilkan manusia dan masyarakat maju yang tetap berkepriadian Indonesia pula.
 4) Pembangunan dilaksanakan bersama oleh masyarakat dan Pemerintah. Masyarakat adalah pelaku utama pembangunan dan pemerintah berkewajiban untuk mengarahkan, membimbing, serta menciptakan suasana yang menunjang. Kegiatan masyarakat dan kegiatan Pemerintah saling mendukung, saling mengisi, dan saling melengkapi dalam satu kesatuan langkah menuju tercapainya tujuan pembangunan nasional.

 C. Tujuan Pembangunan Nasional

 Pembangunan nasional dilaksanakan untuk mewujudkan Tujuan Nasional seperti termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV, yaitu ……. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial serta mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana termaktub dalam alinea II Pembukaan UUD 1945.

 C.1. Visi dan Misi Pembangunan Nasional

C.1.1Visi

 Terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai, demokratis, berkeadilan, berdaya saing, maju, dan sejahtera dalam wadah negara Republik Indonesia yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat, mandiri, beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, cinta tanah air, berkesadaran hukum dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki etos kerja yang tinggi dan disiplin.

C.1.2 Misi

 Untuk mewujudkan visi bangsa Indonesia masa depan, misi yang diterapkan adalah sebagai berikut :
 1) Pengamalan Pancasila secara konsisten dalam kehidupan bermasyarkat, berbangsa dan bernegara
 2) Penegakan kedaulatan rakyat dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
 3) Peningkatan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan kualitas keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan persaudaraan umat beragama yang berakhlak mulia, toleran, rukun dan damai.
 4) Penjaminan kondisi aman, damai, tertib dan ketenteraman masyarakat.
5) Perwujudan sistem hukum nasional yang menjamin tegaknya supremasi hukum dan hak asasi manusia berlandaskan keadilan dan kebenaran
 6) Perwujudan kehidupan sosial budaya yang berkepribadian, dinamis, kreatif, dan berdaya tahan terhadap pengaruh globalisasi.
 7) Pemberdayaan masyarakat dan seluruh kekuatan ekonomi nasional, terutama pengusaha kecil, menengah dan koperasi, dengan mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan, bersumber daya alam, dan sumber daya manusia yang produktif, mandiri maju, berdaya saing dan berwawasan lingkungan.
 8) Perwujudan otonomi daerah dalam rangka pengembangan daerah dan pemerataan pertumbuhan dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia.
 9) Perwujudan kesejahteraan rakyat yang ditandai oleh meningkatnya kualitas kehidupan yang layak dan bermartabat serta perhatian utama pada tercukupinya kebutuhan dasar, yaitu pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan, dan lapangan kerja.
 10) Perwujudan aparatur negara yang berfungsi melayani masyarakat, profesional, berdaya guna, produktif, transparan; yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.
 11) Perwujudan sistem dan iklim pendidikan nasional yang demokratis dan bermutu guna memperteguh akhlak mulia, kreatif, inovatgif, berwawasan kebangsaan, cerdas, sehat, berdisiplin, bertanggungjawab, berketerampilan, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka mengembangkan kualitas manusia Indonesia.
 12) Perwujudan politik luar negeri yang berdaulat, bermanfaat, bebas dan proaktif bagi kepentingan nasional dalam menghadapi perkembangan global.

 Visi (impian/harapan) dan misi (hal-hal yang akan dilakukan untuk mencapai visi) tersebut merupakan dasar dan rambu-rambu untuk mencapai tujuan bangsa dan cita-cita nasional. Berdasarkan visi dan misi itu, maka disusunlah suatu kebijakan pembangunan nasional. Berikut secara sederhana dapat diberikan bagan tentang paradigma pembangunan nasional berdasarkan konsep, prinsip dan nilai-nilai Pancasila.

Kamis, 30 Juli 2015

keuntungan letak Geostrategis Indonesia

·           Keuntungan letak geostrategis Indonesia diantara 2 Benua dan 2 Samudra :
 
1)        Ekonomi
a)      Terjadinya proses ekspor dan impor yang luas
b)      Kaya akan hasil laut
c)      SDA yang melimpah (wilayah hutan yang sangat luas)
d)      Daerah yang strategis untuk perdagangan internasional
e)      Mudah mencari pekerjaan diluar negeri
f)       Banyak orang asing yang menginvestasikan dana di Indonesia
g)      Indonesia sebagai lintas perdagangan dunia jika dimanfaatkan dengan baik maka Indonesia dapat menjadi negara yang tingkat ekonominya tinggi
2)        Transportasi
a)        Karena Indonesia diantara 2 Benua, Indonesia menjadi persinggahan atau tempat transit. Disitulah Indonesia dapat mengembangkan transportasinya dengan baik.
b)        Indonesia sebagai objek pariwisata, sehingga dengan mudahnya bisnis transportasi menuju kawasan wisata pun meningkat dengan pesat
c)        Laut mempermudah hubungan antara wilayah satu dengan wilayah lain dengan menggunakan transportasi kapal laut
d)        Menjadikan Indonesia sebagai pusat pelayaran dunia (poros maritim)
3)        Komunikasi
a)      Dapat mengenali berbagai macam bahasa asing
b)      Terbinanya hubungan internasional yang baik
c)      Kaya akan variasi bahasa
d)      Terjadinya asimilasi bahasa penduduk lokal dengan pendatang

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MASYARAKAT YANG TINGGAL DI DAERAH MUSON TROPIS




·          Kelebihan / keunggulan masyarakat yang tinggal didaerah beriklim muson tropis :
1)       Mudah mengelola peternakan, perkebunan, & pertanian
2)       Mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun
3)       Memiliki tanah yang subur
4)       Curah hujan yang relatif tinggi
5)       Amplitudo suhu rata – rata tahunan kecil
6)       Suhu rata – rata 27°C
7)       Udara tidak terlalu tinggi
8)       Flora & fauna yang berkembang dengan baik dan beranekaragam
9)       Temperatur yang tidak terlalu ekstrim
10)  Memiliki 2 musim, yaitu musim hujan & musim kemarau
11)  Kaya akan barang tambang (Emas, Bauksit, Tima,dll)
·           Kekurangan masyarakat yang tinggal didaerah beriklim muson tropis :
1)   Banyak bencana alam seperti : gempa bumi, tsunami, angin topan dll
2)   Sering terjadi kebakaran akibat musim kemarau berkepanjangan
3)   Masyarakat sering terserang penyakit
4)   Perubahan iklim ekstrim akibat pemanasan global
5)   Terjadinya banjir karena debit air yang meningkat saat musim hujan
6)   Sering terjadi kekeringan
7)   Sulit menanam berbagai tumbuhan pada saat musim kemarau (kekeringan)
8)   Sering terjadi eropsi gunung berapi karena merupakan jalur pegunungan aktif

Senin, 13 Juli 2015

#FRDKultum

Cobalah untuk tidak menjadi berlebihan dalam suatu hal, hiduplah secara sederhana dan jangan menjadi orang yang kikir.
#FRDKultum